Warung Online

01 Desember, 2008

tugas IPA AK2 kel.5

PENCEMARAN AIR

 

 

Masalah kerusakan lingkungan disebabkan oleh tangan-tangan manusia itu sendiri. Untuk menjaga kelestarian lingkungan, harus ada penegakan hukum lingkungan. Selain itu, tak kalah penting adalah menumbuhkan kesadaran yang tinggi pada masyarakat dalam pemeliharaan lingkungan. Setidaknya wawasan mengenai lingkungan, ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) akan mengarah pada pemeliharaan dan pelestarian lingkungan hidup. Lingkungan hidup adalah kesatuan ruang dengan semua benda, daya, keadaan, dan makhluk hidup, termasuk manusia dan perilakunya, yang mempengaruhi kelangsungan perikehidupan dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lain. Pada dasarnya, adanya perubahan kondisi lingkungan akibat kerusakan dan pencemaran lingkungan akan mempengaruhi ekosistem di alam. Bentuk perusakan lingkungan - seperti pencemaran udara, pencemaran air, dan menurunnya kualitas lingkungan akibat bencana alam, yakni banjir, longsor, kebakaran hutan, krisis air bersih - bisa berdampak buruk pada lingkungan, khususnya bagi kesehatan manusia.. Menurut UU no. 23 tahun 1997 Pencemaran lingkungan hidup adalah masuknya atau dimasukkannya makhluk hidup, zat, energi, dan/atau komponen lain ke dalam lingkungan hidup oleh kegiatan manusia sehingga kualitasnya turun sampai ke tingkat tertentu yang menyebabkan lingkungan hidup tidak dapat berfungsi sesuai dengan peruntukkannya. Saya mengambil contoh pencemaran udara di Jakarta saja selain merugikan kesehatan juga merugikan secara ekonomi menurut hasil kajian dari bank dunia (World Bank) kerugiannya bisa ditaksir mencapai Rp. 4,3 Triliyun pada tahun 2015 . Kemudian tentang pencemaran air di Jakarta yang semakin buruk. Air yang biasa digunakan penduduk Ibu kota ini mengalami pencemaran oleh mikrobiologi dan bahan-bahan kimia. Berdasarkan data di kantor Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah Jakarta menyebutkan tingkat pencemaran air telah mencapai 50 persen. Bahkan di beberapa wilayah, pencemaran airnya sudah 90 persen . Kemudian terdapat empat masalah penting yang dihadapi oleh Jakarta terkait lingkungan hidup ini yang apabila tidak dikelola dan diselesaikan dengan baik dapat menimbulkan bencana bagi ibukota. Keempat masalah itu adalah pencemaran udara, krisis air, masalah banjir dan masalah pengolahan sampah.

 

Hidrologi dan Sumber Air

Sebelum mengalami pencemaran air perlu pemahaman sistem air di mana merupakan dasar dan prinsip dalam mempelajari ilmu air atau hidrologi dari sistem air tersebut diketahui, proses dan siklus air, sumber air, keberadaan air di permukaan bumi dan dalam lapisan tanah. Manusia yang hidup didukung oleh fungsi sumber daya air, dalam aktivitasnya secara langsung ataupun tak langsung telah menimbulkan pencemaran air. Kegiatan manusia yang menimbulkan parahnya kejadian pencemaran air adalah aktivitas perindustrian karena sifat yang spesifik dan berskala besar.

Akibat Pencemaran Air dan Pengendaliannya
Aktivitas manusia dalam memanfaatkan air memberikan akibat pencemaran pada sumber daya air. Semakin besar jumlah air yang digunakan, semakin besar pula tingkat pencemarannya. Air yang mengalir dengan pencemaran yang alami dapat melakukan proses penjernihan sendiri, sebatas pencemaran organik. Tetapi adanya aktivitas manusia di bidang perindustrian, pencemaran bersifat organik, dan spesifik yang perlu pengendalian dengan memanfaatkan teknologi. Pengendalian pencemaran dilaksanakan dengan peraturan/aspek hukum, penyuluhan, pendidikan/aspek sosial.

Salah satu contohnya Pencemaran Air:

         
Beban pencemaran air di Kabupaten Bantul paling besar diantara seluruh kabupaten /kota di propinsi DIY. Sumber pencemar sebagian besar berasal dari limbah domestik (rumah tangga) dan limbah industri.
Berdasarkan data dari WHO (1982) bahwa setiap manusia menghasilkan limbah sebesar 7,3 m3/orang/tahun sedangkan jumlah penduduk di Kabupaten Bantul tahun 2007 sebanyak 826.125 jiwa sehingga volume limbah yang akan dihasilkan sebanyak ± 6.030.712,5 m3/tahun. Selain limbah yang dihasilkan oleh penduduk di Kabupaten Bantul sendiri, daerah Kabupaten Bantul yang merupakan daerah hilir, juga menerima "pasokan" limbah baik dari Kota Yogyakarta maupun dari Kabupaten Sleman yang berada di daerah hulu.
Beberapa hal yang menyebabkan tingginya potensi pencemaran air, diantaranya:
1.Budaya masyarakat yang masih menganggap sungai sebagai tempat pembuangan sehingga semua limbah baik sampah maupun limbah cair domestik dan industri dibuang ke sungai.
2.Sebagian besar masyarakat masih menggunakan sistem resapan untuk mengolah limbah domestik.
3.Masih lemahnya penegakan hukum bagi pelanggar pencemaran air.
Perkembangan industri khususnya industri rumah tangga di bidang pangan, merupakan kegiatan yang menghasilkan limbah cukup besar baik limbah cair maupun padat. Baru sebagian kecil industri yang mengolah limbahnya karena keterbatasan dana serta kurangnya pengetahuan tentang pengelolaan limbah. Dengan demikian akan semakin memperparah tingkat pencemaran air di Kabupaten Bantu

 

Salah satu untuk mengatasi pencemaran air di lingkungan:

Filter air bersih sudah menjadi kebutuhan sekunder masyarakat untuk penyaringan air bersih dan air minum. Rendahnya kualitas air dan beragam problematika pencemaran air tanah dan air minum menjadi alasan utama kebutuhan filter air ini.

Banyak produk filter air yang ditawarkan kepada masyarakat dengan beragam model ukuran dan harga. Namun yang manakah yang sesungguhnya paling tepat untuk kondisi air anda ?.Ini yang akan kita bicarakan kali ini....

Filter air yang biasa digunakan terbagi dalam 2 katagori:
1. Filter air bersih
2. Filter air minum

Filter air bersih hanya dipergunakan untuk kebutuhan mandi,cuci,dll dan bukan dipergunakan untuk minum dan dengan persyaratan parameter kesehatan yang tidak seketat persyaratan air minum. Yang termasuk katagori ini adalah pengolahan air PAM,sumur bor/air tanah, air sungai dengan menggunakan pasir silika, pasir mangaan, pasir ziolit, dan karbon aktif, dll.

Sesuaikan problem air anda dengan penggunaan filter dan jangan asal berharga murah namun belakangan malah membuat anda kecewa.

- Untuk air yang jernih dan tidak berbau dapat menggunakan tabung filter isi pasir silika saja.
- Air yang jernih namun berbau dapat menggunakan pasir silika dan karbon aktif saja,dengan catatan air tsb jernih walau dibiarkan semalam dan tidak berubah merah / kekuningan.
- Air yang jernih dan berbau namun berubah merah jika didiamkan semalam dapat menggunakan media pasir silika,pasir mangaan,pasir mangaan dan karbon aktif (pasir mangaannya 2 tabung). Dari semua katagori jika menggunakan air bor / air sungai sebelum masuk ke tabung filter sebaiknya menggunakan klorin tablet untuk membunuh bakteri dan virus dalam air.
- Air keruh namun tidak berbau dapat menggunakan pasir silika dan pasir mangaan saja.

Filter air minum selain menggunakan tabung filter dengan media pasir silika,pasir mangaan dan karbon aktif juga menggunakan cartridge dan ultraviolet untuk membunuh bakteri,virus dan kuman. Alternatif kedua dapat menggunakan reverse osmosis.

 

 

kelompok 5:

 

Reni Nuraeni

Resti Ayu DP

Rina Selvia

Rita Heria

Siti Hasanah

Siti Nurjamilah

Siti Sofiah

Sri Laela

 

thank.........................



Pamer gaya dengan skin baru yang keren.
Coba Yahoo! Messenger 9.0 baru sekarang!
Share this post
  • Share to Facebook
  • Share to Twitter
  • Share to Google+
  • Share to Stumble Upon
  • Share to Evernote
  • Share to Blogger
  • Share to Email
  • Share to Yahoo Messenger
  • More...

0 komentar

 
© www.suhendri22.blogspot.com
Designed by BlogThietKe Cooperated with Duy Pham
Released under Creative Commons 3.0 CC BY-NC 3.0
Posts RSSComments RSS
Back to top