Tata Cara Shalat Ghaib Jenazah Sendirian Dan Berjamaah

Shalat Ghaib adalah bila ada keluarga atau handai tolan yang meninggal di tempat yang jauh dari sanak saudaranya, maka disunahkan juga kita melaksanakan shalat gaib atas mayat tersebut walaupun sudah lewat atau lebih. Shalat gaib pada mayit itu adalah sah, sebagaimana jenazah biasa. Shalat sunnat ghaib rata-rat dilaksankan secara sendirian baik untuk mayit laki-laki maupun mayit perempuan.

Berikut blog suhendri22 akan memberikan tata cara shalat sunnat khususnya shalat gaib untuk jenazah baik dengan cara sendirian ataupun berjamaah

tata cara shalat ghaib jenazah sendirian dan berjamah


Tata Cara Shalat Ghaib Jenazah Sendirian Dan Berjamaah

Bacaan Shalat Ghaib Jenazah.


Bacaannya sama saja dengan shalat jenazah yang bukan gaib,ha nya niatnya saja disebutkan atas mayit gaib, yakni dengan lafazh Ishallii 'alal-mavvitil-ghaa'ibi arba'a takbiiraatin fardha kifagyos (ma'muuman /imaaman) lillaahi ta'aalaa. Allaahu akbar.

Atau dengan menjelaskan nama mayit tersebut, misalnya :
أي على ميت (فلان) الفا آز تاپ و الوقاية و تعالى . الله اكبر

Ushalli 'alaa mayyiti (Fulan) al-ghaa'ibi arba'a takbiiraatin
fardhal-kifaayati lillaahi ta'aalaa. Allaahu akbar.

Doa Sesudah Shalat Jenazah


Setelah selesai salam, kemudian membaca bersama-sama surat Fatihah, kemudian imam membaca doa sebagai berikut :

واوالالرحي اللهم صل على سيدنا محمد وعلى آل سيدنا. الله
و بحق الفاتحة . إعتق رقابنا ورقاب هالي (ه
الميتة) من التار ۶۴ . اللهم انزل الثة والعلى هالي (هيروالميتة) واجعل قوه ها، روضة و البتة. ولاته
الها، حفرة من التنان. ولی الله على خير خلقه سيدنا محمد وآله وصحبه اجمعين والحمد لله رب العالين.

Bismillaahir-rahmaanir-rahiim Allaahumma shalli 'alaa sayyidinaa Muhammadin wa 'alaa gali sayyidinaa Muhammad. Allaahumma bi haqqil-faatihah. I'tiq riqaabanaa wa riqaaba haadzal-mayyiti (haadzihilmayyitati) minan-naar 3x. Allaahumma anzilir-rahmata walmaghfirata 'alaa haadzal-mayyiti (haadzihil-mayyitati) wajabrahu ( haa ) raudhatan minal - jannah , Wa laa taialhuں او،
Jahu (lahaa) hufratan minan-niiraan. Wa shallallaahu 'alaa khairi khalqihi sayyidinaa Muhammadin wa aalihii wa shahbihii ajma'iina wal-hamdu lillaahi rabbil-aalamiin.

Artinya: "Ya Allah, curahkanlah rahmat atas junjungan kita Nabi Muhammad dan kepada keluarga Nabi Muhammad. Ya Allah, dengan berkahnya surat Al-Fatihah, bebaskanlah dosa kami dan dosa mayit ini dari siksaan api neraka. Ya Allah, curahkanlah rahmat dan berilah ampunan kepada mayit ini. Dan jadikanlah tempat kuburnya taman nyaman dari surga dan janganlah Engkau menjadikan kuburnya itu lubang jurang neraka. Dan semoga Allah memberi rahmat kepada semulia-mulia makhluk-Nya yaitu junjungan kami Nabi Muhammad dan keluarganya serta sahabat-sahabatnya sekalian, dan segala puji bagi Allah Tuhan seru sekalian alam."

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel